Web Hosting Itu Apa Ya?

Halo sobat,

Kali ini intuts mau berbagi nih. Berhubung sekarang saya sedang berbisnis hosting dan alhamdullilah sudah ada server sendiri. jadi saya mau share sedikit tentang web hosting.

Apa sih web hosting?

Web Hosting adalah sebuah tempat atau space dimana website atau file-file berupa HTML,JSP,PHP di tempatkan dan bisa dilihat banyak orang diseluruh dunia secara bersamaan. Bisa dibilang jika di dunia nyatanya hosting adalah sebuah tempat dimana orang menyewa toko mereka. Ada yang tipenya ruko, ada juga yang berupa stand di mall dan juga kaki lima.

Di dalam web hosting, yang membedakanya dengan tempat didunia nyata adalah fasilitasnya. Jika anda menyewa hosting di tempat yang mahal dan berkelas. Pastinya anda mendapatkan kualitas koneksi data yang bagus. Jarang down dan juga response pelayanannya cepat.

Jika anda menyewa di tempat yang murah. atau kelas kaki lima. Seperti yang anda ketahui, banyak kelebihan yang dibicarakan oleh si support tetapi pelayanannya memble alias kualitas koneksinya KW. Jadi klo kalian pesen hosting tipe ini. Wajar saja klo sering down dan juga sering kena hack.

Bagi temen-temen yang mau coba hosting kelas atas dateng aja ke http://classhoster.com ya.

About Eight Golden Rules


1. Strive for consistency.

Try to make it so the user intuitively knows what to do because they�ve seen the same situation before throughout your interface. This means making terminology the same throughout and making sequences of actions be the same in similar situations. A good example of this is Mac�s operating system OSX. Everything ties into one another. Their progress bar has the same look and feel as a program window. Any confirmation windows always have an �ok� and a �cancel� button. This holds true for pretty well every  operating system out there.

2. Enable frequent users to use shortcuts.

Make it so the user doesn�t have to work so hard to get from point A to B. This is especially valid for users that use the interface on a regular basis. Somethings to consider might be, abbreviations, function keys, hidden commands and automated actions. Yahoo mail does a good job of this. You can press a letter like �n� to start a new message, or �f� to forward a message.

3. Offer informative feedback.

For every action that the user does, there should be some sort of feedback, either good or bad. For more frequent and minor actions the response can be minimal. For infrequent and major actions the feed back should be more substantial. I�ll use Yahoo mail as an example again. If you try and enter a bogus username or password, it gives you feedback letting you know why you couldn�t log in.

4. Walk user through more complicated tasks.

When you have an action that requires several steps, be sure to separate it into a logical beginning, middle and end. After each step be sure to give feedback that will clarify that the step was done correctly and they can move on to the next step. At the end of all the steps be sure to let the user know that they are completed and that they have finished all the requirements. An example of this might be an installation wizard on your operating system, or any checkout shopping cart on the web.

5. Offer simple error handling.

As much as possible, design the system so the user cannot make a serious error. If an error is made, the system should be able to detect the error and offer simple, comprehensible solution for handling the error.

6. Permit easy reversal of actions.

Give a way for the user to undo an error. This will help keep the user at ease if they know that not everything has to be perfect. This will encourage further exploration of your interface. You might want to place an undo feature when dealing with a single actions, a data entry or a complete group of actions. Any word processor is a good example of this. Ctrl + z is probably one of the most popular key commands out there.

7. Make the user feel in control.

Experienced users always want to feel like they are in control of the system. Make sure the design makes the user feel in control and not just responding to a situation. iGoogle does a good job of this. They allow users to customize their workspace, and put only what they want up front.

8. Keep it simple

People have a limited short-term memory. Having to keep track of several things at once can leave a user frustrated or incapable of using your interface. Try and consolidate multiple pages, reduce unneeded motion, and generally just keep things simple. This will go a long way to help your user�s frustration level. Again Google nailed this. What�s simpler than a text box and a button?

source : http://www.devirtuoso.com/2009/05/8-golden-rules-of-interface-design/

Sekilas Tentang Javascript/

Halo Teman2,

Pada hari ini saya sedikit membahas tentang javascript. Apa sih javascript sebenarnya?

Javascript adalah sebuat skrip yang digunakan untuk pengoperasian algoritma maupun matematika melalui browser yang sobat punya.

Javascript sering banget digunakan untuk membuat menu seperti dropdown, mengatur tinggi dari tata letak dan juga masih banyak lagi.

Biasanya ada juga beberapa orang yang iseng menggunakan javascript untuk menghack akun seseorang. Biasanya yang diambil dari javascript tersebut adalah user dan juga password. Tapi itu dulu bisa digunakan. Karena sekarang banyak dari website yang sudah menggunakan slash escape. Maka cara tersebut tidak efektif lagi. Lho kok jadi ngomongin hacking.

Balik lagi ke javascript.

Syntax dasar javascript adalah:

<script type="text/javascript">
//Disinilah tempat menulis statemennya.
</script>

Statement dari javascript ada banyak. dan sering juga digunakan untuk validasi sebuah form. Biasanya klo temen temen lupa masukin password atau alamat pada formulir pendaftaran pastinya akan muncul tuh pesan windows error. Pesan tersebut di generate pake javascript.

HTML VS HTML5? Apa sih perbedaannya

Halo sobat, Sebagai blogger pastinya kita selalu ngikutin donk perkembangan jaman terutama masalah code yang bisa mempercantik website atau blog kita. Sebagai contoh HTML5. HTML5 adalah sebuah trobosan baru yang di kembangkan oleh W3C. Sebelumnya HTML4 sukses terbukti dapat meringkas style-style yang bisa langsung di embed pada tag HTML.

Pada HTML5 ini ada sedikit perbedaan, kabarnya HTML5 ini lebih cenderung dipakai untuk multimedia interaktif, seperti embedding video, music, dan bahkan kita bisa buat game sederhana sampai yang kompleks dengan HTML5

Apa saja sih yang ditawarkan W3C dengan HTML5nya:

1. Fitur Embed Video Directly.

Biasanya kita sering menggunakan iframe pada tag HTML untuk mengembed video, sekarang anda udah gak usah lagi embed dengan iframe yang notabene membuat situs/blog anda lama banget buat di aksesnya. Fitur ini sering disebut canvas.

2.  Templating Embeded

Pada HTML sebelumnya, untuk membuat sebuah website. Kita harus kenal yang namanya CSS. Sekarang anda bisa langsung membuat template website secara otomatis dengan HTML5. Contohnya: <header> jika anda ingin membuat header, <aside>untuk sidebar, <footer> untuk footer. dan masih banyak lagi.

3. Web worker.

Pastinya anda sering kan gunain javascript, ketika multitrheading script yang kita buat terlalu banyak. Pastinya web kita lambat banget tuh buat di akses. Web worker ini bisa menjadi penawar web yang menggunakan banyak javascript karena kabarnya bisa mempercepat tampilan website anda walaupun javascript yang terimplant pada website anda banyak.

4. Semantic

Pastinya HTML5 mengimplementasikan semantic terbarunya donk. Intinya sih supaya anda tidak salah dalam menggunakan tag div atau span. Karena masih banyak yang keliru hingga sekarang. Semantic di HTML5 bisa memperbaiki semuanya. seperti pada pembuatan menu. Kita bisa menggunakan nav untuk membuat navigasi yang sempurna.

5. Local storage.

Tau gak yang namanya chace, chace disini sering banget di optimisasi oleh webmaster terutama bagi webnya yang berat. Biasanya sih sering di aktivkan tuh chace untuk web mereka jadi ketika anda mengakses situs mereka, anda tidak mendownload web mereka secara keseluruhan melainkan hanya updatenya saja. Cuma chace juga mempunyai batasan. Hanya sedikit yang bisa di tampung dalam chace sehingga ketika web tersebut memang total sizenya banyak pasti banyak yang ilang. HTML5 sudah bisa menyimpan banyak bahkan videopun bisa lho.


Bagi sobat yang mau coba HTML5, sobat harus cek dulu browser sobat, sudah support belum. Klo belum saran saya sih download dulu. sekian dulu ya, saya mau nerusin projek server lagi, lagi ngebut projek nih.

source: http://thehottestelf.wordpress.com

Cara Mengembalikan Navbar Blog yang Hilang pada Blog

By. Dedi Yahya S
 

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan trik dan panduan tentang Cara Mengembalikan Navbar Blog yang Hilang pada Blogspot.

Cara Mengembalikan Navbar Blog yang Hilang pada Blog :

  • Loggin pada Blogger
  • Masuk mode Rancangan kemudian Edit HTML
  • Centang Expand Template Widget
  • Tekan Ctrl+F
  • Kemudian cari kode berikut
#navbar-iframe {
display: none !important;
  • Jika sudah ketemu, Hapus kode tadi
  • Namun apabila kode tadi tidak ketemu, berarti kode template Anda berbeda.
  • Silahkan cari kode yang ini :
#navbar-iframe{ height:0px; visibility:hidden; display:none}
  • Apabila sudah ketemu, Hapus kode tadi
Demikian blogger tutorial mengenai Cara Mengembalikan Navbar Blog yang Hilang pada Blogspot.

Semoga bermanfaat dan semoga berhasil.
Terima Kasih ^_^